Suasana peringatan Hari Jadi Lansia ke 23 Kota Malang (Hendra Saputra)

Suasana peringatan Hari Jadi Lansia ke 23 Kota Malang (Hendra Saputra)



Memperingati Hari Jadi Lansia ke 23 yang sebenarnya jatuh pada 29 Mei 2019 lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang baru bisa menyelenggarakan Sabtu (14/9/2019) pagi tadi.

Acara yang digelar di Club House Dieng itu dihadiri oleh Wali Kota Malang Drs. Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang yang juga menjabat sebagai Komisaris Daerah (Komda) Lansia Kota Malang Sofyan Edy Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Kapolres Malang Kota, 400 lansia dan beberapa undangan lainnya.

Meifta Eti Winindar, S.ST, M.M, Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan dan Gizi Dinkes Kota Malang mengungkapkan harapan dari kegiatan ini adalah agar lansia sehat, berguna dan menjadi suri tauladan bagi manusia khususnya di 'Bhumi Arema'.

"Untuk lansia memang kami berharap terus sehat, karena mereka harus bisa menjaga perilaku bersih dan sehat," ujar Meifta saat dijumpai usai acara.

Saat ini lansia Kota Malang memasuki angka kurang lebih 92000 jiwa, dan itu adalah angka yang besar, lebih banyak dari jumlah balita.

Dengan tujuan untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien bagi lansia, Dinkes Kota Malang akan meningkatkan pelayanan khususnya untuk lansia.

"Kalau untuk Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) sendiri memang ditujukan untuk yang mempunyai kartu BPJS, nah dari Dinkes sendiri untuk lansia kami memiliki layanan untuk lansia dalam mendukung standart layanan minimal di bidang kesehatan dimana di Kota Malang 100 persen harus terlayani kesehatannya. Yang dimaksud dengan mendapat layanan yakni lansia itu terus dideteksi kesehatannya seperti kolesterol, cek gula darah, cek darah, cek tekanan darah dan juga cek gangguan emosional," papar Miefta.

Kini Dinkes Kota Malang mencoba mendekatkan layanan untuk lansia, karena selama ini masih di lingkup puskesmas saja. Kedepan Miefta berharap sekitar 550 Rukun Warga yang ada di Kota Malang nantinya memiliki posyandu lansia.

"Tidak hanya itu, kami berharap kedepan juga ada layanan untuk lansia di tempat keramaian seperti di Taspen, Car Free Day, dan sebagainya," pungkas nya. 


End of content

No more pages to load