Puskesmas Kendalsari (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Puskesmas Kendalsari (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Permasalahan open defection free (ODF) atau terbebas buang air besar masih menjadi perhatian khusus di Kota Malang. Ya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bahkan menginginkan wilayahnya terbebas dari ODF 100 persen.

Berbagai upaya juga telah dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dengan menggaet setiap kelurahan dalam program ODF 100 persen tersebut. Karena itu, untuk mewujudkan itu. setiap puskesmas juga dianjurkan untuk selalu memberikan informasi kepada wilayahnya pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

Salah satunya yang rutin dilakukan Puskesmas Kendalsari demi mewujudkan wilayah naungannya bebas ODF 100 persen pihaknya rutin memberikan sosialisasi pencegahan. Yakni, dengan memaparkan kriteria Jamban Sehat.

"Karena untuk bebas ODF bukan hanya sekedar sudah melakukan perilaku untuk tidak buang air besar sembarangan saja. Apalagi untuk wilayah yang sehat, maka warga juga perlu diberikan informasi untuk memiliki jamban yang sehat. Yakni, suda saniter atau tidak, dia punya septic tank atau tidak," ujar Kepala Puskesmas Kendalsari drg Satindri Setyo Palupi.

Permasalahan di masyarakat saat ini menurut dia, yakni adanya WC atau jamban namun alirannya tidak menuju ke septic tank, melainkan masih dialirkan ke sungai. Hal inilah menurut dia yang masih perlu disosialisasikan ke masyarakat pentingnya membuat jamban sehat.

"Artinya apa, mereka memang sudah memiliki WC, tapi belum termasuk kriteria jamban sehat karena alirannya masih ke sungai. Kalau ini hanya masuk kriteria jamban sopan, tapi tida sehat," imbuhnya.

Nah, kriteria jamban sehat ini ia menjelaskan, jika setiap rumah yang sudah ada jamban atau WC nya wajib memiliki septic tank. Hal tersebut supaya masyarakat benar-benar tidak membuang kotoran secara sembarangan.

Kemudian lebih lanjut ia mengatakan, septic tank juga memiliki kriteria agar tidak mencemari lingkungan. Sehingga untuk memenuhi kategori Jamban Sehat maka jarak septic tank minimal 10 meter dari sumber air. Namun, kendalanya wilayah perkotaan yakni area rumah satu dan yang lainnya yang terlalu kedap. Karena itu, menyiasati hal itu, perlu pembuatan septic tank yang kedap.

"Kenapa harus kedap, artinya tidak bisa menyerap ke tanah? Karena dikhawatirkan karena lingkupnya wilayah perkotaan tidak bisa memenuhi persyaratan minimal 10 meter itu. Nah, misalkan masyarakat yang punya sumur lalu tercemat septic tank kan bahaya dan menyebabkan penyakit, akhirnya kita menyosialisasikan hal itu kepada masyarakat," tandasnya.

Tag's Berita

End of content

No more pages to load